BEIJING, 10 Maret 2026 /PRNewswire/ — Dalam rangkaian Sidang Dua Sesi yang berlangsung di Tiongkok, Feng Xingya, utusan Kongres Rakyat Nasional (NPC) sekaligus Chairman, GAC Group, menyampaikan sejumlah usulan yang berfokus pada pembangunan industri berkualitas tinggi, ekspansi global industri otomotif Tiongkok, serta kesejahteraan masyarakat.
Konsep tentang "standar yang mendunia" menjadi salah satu gagasan yang mendapat sorotan. Feng menekankan, seiring semakin luasnya ekspansi produsen otomotif Tiongkok ke pasar internasional, perusahaan tidak hanya perlu mengekspor produk dan teknologi, namun juga berpartisipasi dalam penyusunan standar internasional dan kerangka regulasi global. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi dan pengaruh Tiongkok di industri otomotif dunia.
Seiring pasar global yang semakin kompleks, serta hambatan teknis yang kian meningkat dan beragamnya sistem regulasi, Feng mengusulkan pembentukan kerangka dukungan kepatuhan regulasi yang komprehensif guna membantu produsen otomotif Tiongkok di pasar luar negeri. Ia juga mendorong penyelarasan yang lebih erat antara standar Tiongkok dan standar internasional, serta koordinasi yang lebih kuat di antara perusahaan domestik untuk meningkatkan standardisasi industri.
Di tingkat perusahaan, GAC terus memperkuat daya saing global melalui inovasi teknologi dan transformasi organisasi. Melalui strategi "ONE GAC 2.0", GAC mempercepat ekspansi terkoordinasi pada rantai industri, kemitraan ekosistem, serta kapabilitas digital di pasar luar negeri. Pada awal 2026, bisnis internasional GAC menunjukkan momentum yang kuat. Penjualan luar negeri meningkat 69% secara tahunan pada Januari dan 114% pada Februari. Secara kumulatif, penjualan luar negeri selama dua bulan pertama meningkat 86% sehingga mencerminkan percepatan ekspansi global perusahaan.
Secara regional, pertumbuhan pasar luar negeri GAC berlangsung di berbagai wilayah. Asia Pasifik mencatat peningkatan penjualan 130% secara tahunan dalam dua bulan pertama, dengan kinerja kuat di pasar seperti Singapura, Indonesia, dan Filipina. Di Timur Tengah, penjualan berkembang sangat pesat dengan kenaikan kumulatif 282%, didorong oleh permintaan dari pasar seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Di Eropa, pengembangan jaringan distribusi terus diperkuat dengan pertumbuhan stabil di pasar seperti Yunani, sedangkan kehadiran GAC di kawasan Amerika juga terus berkembang secara bertahap.
Melalui pengembangan yang terkoordinasi pada produk, teknologi, dan ekosistem industri, GAC secara bertahap bertransformasi dari model bisnis yang mengekspor produk menjadi model operasi global yang lebih komprehensif, termasuk aktif terlibat menyusun standar internasional. Langkah ini turut mendukung peningkatan posisi industri otomotif Tiongkok dalam rantai nilai global.









