CNS: Lulusan Vietnam Bangun Bisnis Lintasnegara di Guizhou Berbekal Pengalaman Studi di Tiongkok

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GUIYANG, Tiongkok, 3 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari CNS:

Beberapa pekan setelah meraih gelar magister dari Guizhou Normal University, warga negara Vietnam Tran Le Huong Giang mendirikan perusahaan di Guian New Area, Guiyang. Perusahaan yang resmi terdaftar pada awal bulan ini bergerak dalam bidang perdagangan internasional, layanan penerjemahan, serta pelatihan bahasa Mandarin.

Vietnamese youth Tran Le Huong Giang (center) joins participating guests for a group photo at the opening ceremony of the 2026 China-ASEAN Education Cooperation Week.
Vietnamese youth Tran Le Huong Giang (center) joins participating guests for a group photo at the opening ceremony of the 2026 China-ASEAN Education Cooperation Week.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Kami sudah mulai memiliki klien," ujar Tran kepada wartawan di sela-sela pembukaan ajang China-ASEAN Education Cooperation Week 2026. "Dalam waktu dekat, delegasi perusahaan asal Vietnam akan berkunjung untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor baterai litium dan kecerdasan buatan (AI)." Setelah menempuh pendidikan selama delapan tahun di Guizhou, Tran memilih menetap di Tiongkok. Menurutnya, permintaan tenaga kerja yang menguasai bahasa Mandarin di Vietnam terus meningkat seiring pesatnya perdagangan antara kedua negara. Melalui perusahaannya, ia ingin menjembatani kerja sama di bidang pendidikan maupun bisnis antara Vietnam dan Tiongkok.

Tran bukan satu-satunya lulusan ASEAN yang merintis usaha di Guizhou. Cai Hong, lulusan magister asal Laos dari Guizhou Minzu University, juga baru mendirikan perusahaan di Guian yang bergerak di bidang perdagangan lintasnegara dan pertukaran budaya. Ia berencana mengekspor berbagai produk khas Guizhou, seperti minuman keras Moutai, kastanye, dan teh ke Laos, serta mengimpor kopi serta durian dari Laos melalui jalur Kereta Api Tiongkok-Laos. "Pemerintah daerah membantu kami mengurus berbagai perizinan dan menyediakan ruang kantor secara gratis," ujarnya.

Keberhasilan mereka mencerminkan semakin kuatnya dukungan terhadap kewirausahaan bagi talenta internasional di Guizhou. Saat ini, China-Guiyang Guian International Talent Entrepreneurship Park telah menjadi rumah bagi 15 usaha rintisan yang didirikan mahasiswa asal negara-negara ASEAN. Kawasan tersebut menyediakan layanan terpadu, mulai dari pendampingan proses pendaftaran perusahaan, pengurusan perizinan, hingga operasional bisnis. Pemerintah setempat juga menyiapkan paket layanan khusus yang mendukung wirausaha asing. Berdasarkan hasil survei, lebih dari separuh mahasiswa internasional di Huaxi University City berencana merintis usaha di Guizhou, terutama di sektor perdagangan, pariwisata, dan penyelenggaraan program wisata edukasi (study tour).

Perkembangan tersebut sejalan dengan semakin eratnya hubungan antara Tiongkok dan ASEAN. Selama beberapa tahun terakhir, kedua pihak tetap menjadi mitra dagang terbesar satu sama lain. Sejak 2023, lebih dari 175.000 mahasiswa telah mengikuti program studi lintasnegara di kedua kawasan tersebut. Dalam sesi pembukaan China-ASEAN Education Cooperation Week 2026, Hong Kimhong, Undersecretary of State, Ministry of Education, Youth and Sport Kamboja, menekankan bahwa pendidikan perlu terintegrasi dengan perkembangan teknologi, industri, dan dunia usaha guna mendorong inovasi serta semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. "Sinergi tersebut akan mendorong pembangunan yang berkelanjutan sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja," ujarnya.


Sumber: prnasia.com

PR Newswire

Penafian: Artikel ini berasal dari pihak ketiga. Segala isi pemberitaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak ketiga.

Reporter: PR Newswire
Penulis: PR Newswire
Editor: PR Newswire

Berita Terkait

Vale Base Metals Akan Melanjutkan Penerapan Flotasi Partikel Kasar di Salobo guna Meningkatkan Produksi Tembaga dan Mempercepat Realisasi Proyeksi Produksi
Huawei Perkenalkan Xinghe Intelligent Network Terbaru dengan Filosofi “Konektivitas Aman dan Cerdas” untuk Mendorong Teknologi Cerdas Industri di Asia Pasifik
Angelaligner Akan Mengajukan Banding atas Putusan Pengadilan Tiongkok Terkait Solusi Pencabutan Premolar, Tanpa Dampak terhadap Pelanggan
Daftar Produk Terkini dari Mouser Electronics: Lebih dari 5.000 Komponen Baru Tersedia pada Triwulan II-2026
DoGo Power Raih Top Innovation Award 2026 dari EUPD Research di Eropa
VITAMIN ANGELS MEMPERLUAS KEMITRAAN DENGAN KEMENTERIAN KESEHATAN INDONESIA GUNA MEMPERKUAT KAMPANYE VITAMIN A DI SELURUH NEGERI
Nexters menunjuk Aghanim sebagai mitra pendukung DTC global mereka
Zettabyte Luncurkan Model-as-a-Service di zCLOUD

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Vale Base Metals Akan Melanjutkan Penerapan Flotasi Partikel Kasar di Salobo guna Meningkatkan Produksi Tembaga dan Mempercepat Realisasi Proyeksi Produksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Huawei Perkenalkan Xinghe Intelligent Network Terbaru dengan Filosofi “Konektivitas Aman dan Cerdas” untuk Mendorong Teknologi Cerdas Industri di Asia Pasifik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Angelaligner Akan Mengajukan Banding atas Putusan Pengadilan Tiongkok Terkait Solusi Pencabutan Premolar, Tanpa Dampak terhadap Pelanggan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Daftar Produk Terkini dari Mouser Electronics: Lebih dari 5.000 Komponen Baru Tersedia pada Triwulan II-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DoGo Power Raih Top Innovation Award 2026 dari EUPD Research di Eropa

Berita Terbaru