MEDIAAGRI.COM – Pemerintah pusat dan daerah diingatkan untu melakukan operasi pasar secara masif menjelang Hari Raya Idul Adha 2024 guna memastikan harga pangan di pasaran tetap stabil.
Selain harga, operasi pasar juga diperlukan guna memastikan pasokan pangan tersedia dengan jumlah yang cukup.
Sehingga masyarakat tetap dapat membeli bahan pangan tanpa terbebani ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo menyampaikan hal itu dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (26/5/2024).
“Hari Raya Idul Adha akan dirayakan kurang lebih kurun tiga pekan ke depan,” kata Bambang Soesatyo (Bamsoet)
“Perlu diperhatikan kesiapan pangan sebab adanya potensi peningkatan konsumsi masyarakat,” imbuhnya.
Baca artikel lainnya di sini : Sosialisasi Indonesia Kompeten: Langkah Awal Menuju 2045
Baca Juga:
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Selain itu, dia meminta pemerintah untuk memetakan wilayah-wilayah yang saat ini berpotensi kekurangan stok beras.
Ataupun sejumlah komoditas pangan lainnya sehingga kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pangan bisa terpenuhi secara merata.
Baca artikel lainnya di sini : Tarik Minat Investor Migas, Pemerintah Tak Wajibkan Kontraktor Gunakan Kontrak Skema Gross Split
Menurutnya, daerah yang memiliki produksi beras dan stok pangan melimpah dapat mendistribusikan sebagian hasil komoditas pangan tersebut.
Baca Juga:
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Ke daerah-daerah yang masih kekurangan beras dan stok pangan lainnya.
Meskipun permintaan pangan jelang Idul Adha tidak setinggi ketika Idul Fitri, pemerintah tetap harus mempersiapkan langkah antisipasi agar harga dan stok pangan di pasaran tetap stabil dan terjaga.
Selain itu, langkah antisipasi juga perlu dilakukan terkait pencegahan adanya oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momen Idul Adha demi keuntungan pribadi.
“Meminta pemerintah memastikan Badan Urusan Logistik atau Bulog memiliki stok beras yang mencukupi bagi kebutuhan dan permintaan masyarakat,” katanya.***
Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Harianinvestor.com dan Mediaemiten.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media ekonomi & bisnis lainnya, dapat menghubungi Rilisbisnis.com.
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai perkembangan dunia politik, hukum, dan nasional melalui Hello.id









