Singapore Biennale 2025: Mengalami Sisi Lain Singapura Melalui Seni

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

SINGAPURA, 4 Februari 2026 /PRNewswire/ — Edisi kedelapan Singapore Biennale 2025 (SB2025) terbuka untuk publik dan berlangsung hingga 29 Maret 2026. Mengusung tema pure intention (niat murni), para pengunjung diajak untuk mengeksplorasi Singapura melalui karya seni yang menarik, partisipatif, dan responsif terhadap lokasi. Karya-karya ini merefleksikan ritual, sejarah, pengalaman hidup, serta aspirasi yang membentuk lingkungan sekitar. Melalui karya seni tersebut, publik dapat menyingkap berbagai lapisan ritme kota dan identitas Singapura yang terus berkembang, serta membuka cara-cara baru untuk melihat, merasakan, dan terhubung melalui seni.

Paul Chan's Khara En Tria (Joyer in 3).
Paul Chan’s Khara En Tria (Joyer in 3).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

SB2025 menghadirkan berbagai karya seni di lima kawasan berbeda di seluruh kota Singapura, menampilkan lebih dari 100 karya dari sekitar 80 seniman, serta presentasi independen dari berbagai kelompok seni kuratorial yang diundang. Di Singapore Art Museum yang berlokasi di Tanjong Pagar Distripark, karya-karya yang tampil di SB2025 mengeksplorasi hubungan kompleks antara sejarah, teknologi, memori, dan kehidupan sehari-hari. Figur nilon berwarna cerah karya Paul Chan menyambut pengunjung. Karya seni ini merefleksikan pergeseran perspektif tentang tubuh, kesenangan, dan relasi manusia dengan alam. Di ruang galeri, instalasi tanaman berbahan baja antikarat karya Álvaro Urbano menjadi karakter dalam sebuah teater alam yang tertata sehingga mengajak pengunjung merenungkan sejarah pertanian dan diplomasi anggrek. RRD (Red de Reproducción y Distribución) menelusuri ekspresi hidup sehari-hari, mulai dari kemasan makanan jalanan hingga piring buatan tangan, menampilkan hubungan yang tidak terduga antara budaya kuliner Singapura dan Meksiko.

Di pusat perbelanjaan Orchard, SB2025 memanfaatkan mal strata dan bekas lokasi Raffles Girls’ School di 20 Anderson Road. Di lapangan sekolah tersebut, pengunjung dapat menyaksikan proyek lintasdisiplin dari kontributor kuratorial Hothouse yang mempertanyakan definisi "alam". Di antara rimbunnya tanaman, pengunjung juga dapat menemukan figur "kucing keberuntungan" yang tersembunyi, sedangkan Salad Dressing mengangkat isu etika rewilding, peminggiran, dan ekologi spiritual.

Di Civic District, Biennale memanfaatkan monumen dan ruang publik, termasuk Fort Canning Park. lololol menghadirkan pengalaman setelah senja melalui instalasi cahaya yang responsif terhadap lokasi di Lighthouse, serta tur suara (sound walk) di sekitar taman yang mengangkat sejarah penunjuk arah (wayfinding). Pengunjung dapat memindai kode QR untuk memulai tur suara secara mandiri berbasiskan GPS, dan menyelami narasi yang terbentuk dari perjumpaan seniman dengan mercusuar, penjaga mercusuar, dan ahli kriptolinguistik.

Di sepanjang Rail Corridor dan area sekitarnya, karya-karya seni mengeksplorasi peran infrastruktur dalam membentuk gaya hidup dan rasa memiliki masyarakat. Di Wessex Estate, Blenheim Court, film dan instalasi karya Jesse Jones menghadirkan nuansa laut, menggunakan cangkang tiram untuk mengeksplorasi konsep hidrofeminisme dan ekofeminisme prasejarah. Pengunjung juga dapat menikmati kombucha karya Huang Po-Chih dengan cita rasa unik yang memakai bahan dari kampung halaman sang seniman di Taiwan, serta komoditas tanaman yang pernah dibudidayakan di Singapura. Karya tersebut juga dijual di beberapa lokasi agar dapat dinikmati oleh pengunjung Biennale.

SB2025 dikomisikan oleh National Arts Council Singapura, didukung Kementerian Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda Singapura, serta diselenggarakan oleh Singapore Art Museum. Informasi selengkapnya mengenai lokasi pameran, seniman, dan program tersedia di situs SB2025, serta melalui Facebook (@SingaporeBiennale) dan Instagram (@sgbiennale).

Salad Dressing’s Square Forest.
Salad Dressing’s Square Forest.

lololol's Light Keeper.
lololol’s Light Keeper.

RRD’s (Red de Reproducción y Distribución) Gastrogeography: Stories from Mexico to Singapore.
RRD’s (Red de Reproducción y Distribución) Gastrogeography: Stories from Mexico to Singapore.

Berita Terkait

Johnson Controls Bergabung dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed 2.0, Perkuat Infrastruktur AI Generasi Baru
GOVWARE 2026 HADIRKAN PEMIMPIN KEAMANAN SIBER GLOBAL DI TENGAH PERKEMBANGAN AGENTIC AI
Midea Perkenalkan “Power-Cooling Hyperconvergence Architecture” Pertama di Industri di Ajang Data Center World Asia 2026
ADVAN dan bolttech bermitra meluncurkan ADP Protection untuk pelanggan AIR NEO
Furniture China dan Maison Shanghai 2026 Sukses Besar di Pudong, Shanghai
GROHE SPA Aqua Sanctuary: Menghadirkan Masa Depan Kemewahan di Asia Pasifik Lewat Ritual Air yang Personal dan Menyejahterakan
Endurance Energy Tutup Partisipasinya di Ajang Gastech 2026 dengan Fokus pada Solusi Pencairan Gas Berbasis Rangka Modular dan Layanan Lokal di Asia Tenggara
Forum Kerja Sama Energi Tiongkok-ASEAN 2026 dan Upacara Pembukaan Pameran Energi Cerdas “Karbon Ganda” serta Pameran Kendaraan Energi Baru dan Kendaraan Terhubung Cerdas CAEXPO ke-23 Digelar Secara Meriah

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 06:27 WIB

Johnson Controls Bergabung dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed 2.0, Perkuat Infrastruktur AI Generasi Baru

Selasa, 29 September 2026 - 04:15 WIB

GOVWARE 2026 HADIRKAN PEMIMPIN KEAMANAN SIBER GLOBAL DI TENGAH PERKEMBANGAN AGENTIC AI

Selasa, 29 September 2026 - 02:48 WIB

Midea Perkenalkan “Power-Cooling Hyperconvergence Architecture” Pertama di Industri di Ajang Data Center World Asia 2026

Selasa, 29 September 2026 - 02:00 WIB

ADVAN dan bolttech bermitra meluncurkan ADP Protection untuk pelanggan AIR NEO

Selasa, 29 September 2026 - 02:00 WIB

Furniture China dan Maison Shanghai 2026 Sukses Besar di Pudong, Shanghai

Berita Terbaru