SAWITPOST.COM – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menggelar kegiatan promosi sawit yang bertempat di Zasgo Hotel, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (25/9/2024).
Acara ini dihadiri oleh 50 pelaku wisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Kepala Divisi UKMK Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi sawit sebagai komoditas yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.
Dia mengungkapkan besarnya potensi produk lokal di NTT jika dikolaborasikan dengan sawit dimana dapat membuka peluang baru di pasar pariwisata.
Baca Juga:
Kanada dan Meksiko Bahas Strategi Perlawanan Terkait Ancaman Perang Tarif dari Amerika Serikat
Media Ekonomi dan Bisnis Siap Mempublikasikan Aksi Korporasi dan Kegiatann Seremoni Anda!
Menuju cahaya ilahi, menuju kesempurnaan hati. Saatnya mengucapkan selamat Hari Raya
“Sawit akan coba kita kolaborasikan dengan produk unggulan atau kekhasan Manggarai, misalnya mete dan tenun. Setidaknya ada unsur sawit yang bisa masuk di situ,” ujar Helmi.
Helmi juga menyampaikan jika minyak sawit dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sabun atau lilin aromaterapi yang dipadukan dengan ekstrak mete.
Sementara serat dari tandan kosong sawit bisa diolah menjadi benang tenun dengan motif khas Manggarai.
Ketua SPKS Sabarudin, menyatakan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengubah citra negatif sawit dan menunjukkan sawit tidak hanya berdampak pada lingkungan. Sawit juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Subianto Ungkap Alasan Ingin Perampingan Struktur Komisaris di Perbankan BUMN
Daftar Lengkap 10 Managing Director Danantara dan Profil Singkatnya yang Diumumkan Langsung CEO
“Kami berkomitmen untuk menerapkan praktik pertanian berkelanjutan dalam budidaya sawit sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan produktivitas,” kata Sabarudin.
Selain itu, acara ini juga bertujuan memperkuat rantai pasok produk turunan sawit. Pelaku UMKM yang hadir diharapkan dapat membantu memasarkan produk olahan sawit baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Salah satu peserta UMKM menyatakan ketertarikannya pada ide sawit sebagai oleh-oleh khas Labuan Bajo, yang dinilai dapat menjadi daya tarik baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pemerintah daerah pun diharapkan memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan industri sawit berkelanjutan di NTT.
Baca Juga:
Susunan Lengkap Pengurus dan Manajemen Danantara Telah Siap, Senin Depan Pukul 12.00 WIB Diumumkan
Menurut Helmi bentuk dukungan yang diharapkan antara lain penyediaan fasilitas pengolahan, akses permodalan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, potensi sawit di NTT dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Mediaemiten.com
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabarnews.com dan Cantik24jam.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)
Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.